Senin, 24 Oktober 2022
🌼 Keberanian Untuk Menyuarakan Kebenaran 🌼
Minggu, 23 Oktober 2022
Sabtu, 22 Oktober 2022
Hidup Dalam Kebenaran
Jumat, 21 Oktober 2022
✨ Hidup dalam kebenaran ✨
Kamis, 20 Oktober 2022
[Renungan Kristiani Teknik Lingkungan ITERA]
Kamis, 20 Oktober 2022
2 Timotius 4:2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.
Allah tidak saja menginginkan kita melakukan kehendak-Nya dan hidup dalam kebenaran, melainkan juga mampu menyatakan kebenaran. Ada beberapa hal yang menghambat kita menyuarakan kebenaran. Pertama faktor budaya. Dalam masyarakat kita berkembang budaya risih atau perasaan “tidak enak” untuk menyampaikan kebenaran. Hal ini terjadi oleh karena kita menguatirkan bahwa hubungan yang harmonis akan terganggu lantaran menyampaikan kebenaran atau teguran. Oleh karenanya banyak orang berpendapat, “Ya, sudahlah biarkan saja nanti seiring berjalanannya waktu, masalahnya akan selesai dengan sendirinya.”
Kedua, kekuatiran atau ketakutan kita terhadap resiko dan ancaman ketika mencoba menyuarakan kebenaran. Banyak orang memilih bungkam oleh karena merasa diri minoritas atau kurangnya power dan tidak berdaya dalam menghadapi pelbagai tindakan kejahatan. Ketiga, selain takut ancaman ketika menyuarakan kebenaran, ada orang-orang tertentu melihat keuntungan di balik tindakan-tindakan kejahatan oleh karena itu mereka memilih untuk membungkam hati nurani dan ikut bersama-sama mereka.
Menyuarakan kebenaran membutuhkan pengenalan dan pengertian tentang visi yang dikehendaki Allah bagi kita dalam konteks kita. Pengenalan yang baik, tentang Allah akan menumbuhkan kecintaan, baik terhadap Allah maupun sesama. Kecintaan itulah yang kemudian dapat menumbuhkan keberanian untuk kita menyuarakan kebenaran. Cinta dapat menyingkirkan hambatan-hambatan yang selama ini menghalangi kita untuk menyatakan kebenaran.
Amos menegur dan menyatakan kebenaran terhadap Israel dan Yohanes menegur Herodes Antipas bukanlah disebabkan karena mereka membenci umat Israel atau Herodes, melainkan mereka tidak ingin melihat penghukuman Allah terjadi terhadap orang-orang itu. Begitulah cara mencintai mereka terhadap sesamanya.
____________
📧 Email : kristianitlitera7@gmail.com
📲 Instagram: https://instagram.com/kristianiteklingitera
💌Blog : https://renungankristentlitera.blogspot.com/
▶️ Youtube : Kristiani Teknik Lingkungan ITERA
✝️ Kristiani Teknik Lingkungan ITERA ✝️
Rabu, 19 Oktober 2022
Hidup Atas Kebenaran
[Renungan Kristiani Teknik Lingkungan ITERA]
Rabu, 19 Oktober 2022
Hidup Atas Kebenaran
Yohanes 16:13
Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
Pada zaman ini, memang kerap kita lihat bahwa kebenaran itu sesuatu yang begitu menjadi tantangan dan butuh perjuangan lebih untuk bisa ditegakkan.
Sangat sulit menyuarakan kebenaran di tengah-tengah situasi dan kenyataan yang ada apalagi kita tahu sifat alamiah manusia sebagai makhluk yang adaptif.
Adaptif artinya mampu menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada. Manusia adalah makhluk yang tahu mengambil pilihan untuk mengendalikan kondisi. Tapi pilihan yang diambil tidak selalu benar karena konsep adaptif ini pun dapat diartikan dalam kondisi lain, dimana seseorang cenderung melakukan kesalahan atau menolak kebenaran demi mempertahankan kehidupannya atau orang lain. Disinilah letak dari kesalahan dalam memaknai kebenaran terjadi, hingga alasan-alasan atau kepalsuan yang dilakukan berkedok kebenaran.
Kita tidak cukup kuat untuk senantiasa hidup benar apalagi dalam menyuarakan kebenaran lalu bagaiamana kita mampu meyuarakan kebenaran? Di sinilah peran Sang penolong yang diberikan Tuhan pada kita yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kita ke dalam seluruh kebenaran. Kita tidak perlu gentar ataupun takut sebab kita tidak sendirian, kita ini anak-anak Allah yang diutus untuk melakukan pekerjaan baik. Ketakutan dan kepalsuan itu hanya upaya-upaya iblis untuk mempengaruhi kita. Ingatlah bahwa tidak ada opsi lain dalam menyuarakan kebenaran. Kebenaran itu mutlak dan tidak bisa direkayasa sebab Tuhan itu Maha tahu. Kita mungkin bisa membohongi manusia tetapi kita tidak bisa membohongi Tuhan. Jadi kita harus percaya dan senantiasa menyuarakan kebenaran, izinkan Roh Kebenaran untuk datang memimpin hati kita dan ketahuilah bahwa Tuhan selalu meyertai kita. GBU 😇
____________
📧 Email : kristianitlitera7@gmail.com
📲 Instagram: https://instagram.com/kristianiteklingitera
💌Blog : https://renungankristentlitera.blogspot.com/
▶️ Youtube : Kristiani Teknik Lingkungan ITERA
✝️ Kristiani Teknik Lingkungan ITERA ✝️
Selasa, 18 Oktober 2022
☀️Berpegang dengan Kebenaran☀️
[Renungan Kristiani Teknik Lingkungan ITERA]
Selasa, 18 Oktober 2022
☀️Berpegang dengan Kebenaran☀️
Amsal 11:19 Siapa berpegang pada kebenaran yang sejati, menuju hidup, tetapi siapa mengejar kejahatan, menuju kematian.
Saat ini kebohongan, fitnah, gosip, berita palsu semakin merajalela di kehidupan ini. Tak jarang dari kita pasti pernah melakukan hal-hal tersebut. Tetapi, hal tersebut justru akan membawa kehancuran dalam hidup kita. Misalnya, kita bergaul dengan orang yang suka bergosip, membicarakan keburukan orang lain, berbohong, bahkan memfitnah orang lain. Kita pun jadi seperti mereka. Jika kita terus bergaul kepada mereka, maka kita menjadi seperti mereka. Lama kelamaan hidup kita penuh dengan kebohongan dan fitnah yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Fitnah yang kita tuduhkan kepada orang lain akan membuat nama baik orang lain menjadi jelek.
Kebohongan yang sering kita lakukan kemudian juga akan berakibat buruk untuk kehidupan kita sendiri. Jika kita ketahuan berbohong, orang menjadi tidak percaya lagi kepada kita dan tidak mau berteman kepada kita. Kebohongan juga merupakan awal dari kejahatan-kejahatan lainnya, misalnya korupsi.
Saat ini, semakin banyak orang mengikuti kebohongan demi keuntungan pribadi. Kita tidak perlu takut untuk menjadi orang benar. Meski kebenaran menyakitkan di awal, tetapi itu akan indah pada akhirnya. Kita akan mendapatkan kepercayaan dan berkat yang lebih besar. Tuhan bersama orang yang berani menegakkan kebenaran. Tuhan menuntun setiap orang yang hidup dalam jalan kebenaran. Akan ada akhir yang indah jika kita terus hidup dalam kebenaran.
____________
📧 Email : kristianitlitera7@gmail.com
📲 Instagram: https://instagram.com/kristianiteklingitera
💌Blog : https://renungankristentlitera.blogspot.com/
▶️ Youtube : Kristiani Teknik Lingkungan ITERA
✝️ Kristiani Teknik Lingkungan ITERA ✝️
BERKAT APA SAJAKA YANG KITA TERIMA SEBAGAI ANAK ALLAH?
[KRISTIANI TEKNIK LINGKUANGAN ITERA] [SABTU, 20 MEI 2023] BERKAT APA SAJAKA YANG KITA TERIMA SEBAGAI ANAK ALLAH?
-
Hati Yang Dikeraskan Menjadi Roti (Markus 6 : 51-52) Peristiwa saat Yesus memberi makan 5000 orang dengan memberkati 5 roti dan 2 ikan sud...
-
[Renungan Kristiani Teknik Lingkungan ITERA] [Sabtu, 13 Mei 2023] KARAKTERMU MENENTUKAN MASA DEPANMU 1 Timotius 4 : 12 Jangan seorang p...
-
[Renungan Kristiani Teknik Lingkungan ITERA] Sabtu ,22 Oktober 2022 Hidup Dalam Kebenaran Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak...





.jpeg)
