Sabtu, 03 Juli 2021

Kasih dan Keadilan Tuhan


Roma 3:23-26 (TB)  Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah😢, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus😇. Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya✨. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya😊. Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan keadilan-Nya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus.💕


Rancangan karya keselamatan Tuhan Yesus melalui penebusan oleh Yesus Kristus di atas kayu salib adalah untuk menyelamatkan kita dari hukuman kekal akibat pelanggaran kita✝️. Penebusan ini menyatakan kasih serta keadilan Allah kepada kita umat manusia👍. Tanpa penebusan, tak ada harapan bagi manusia untuk terlepas dari belenggu dosa💔. Dengan cara apapun atas usaha manusia / kita, tidak dapat menanggung semua dosa dan pelanggaran yang kita lakukan😢

Allah itu kasih tertulis dalam 1 Yohanes 4:8
1 Yohanes 4:8 (TB)  Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih 😍: sehingga Ia ingin mengampuni orang berdosa. Akan tetapi, kekudusan membuat Ia harus menghukum dosa dan menegakkan hukum-Nya yang benar😇. Kasih dan keadilan Allah dinyatakan dalam diri Yesus Kristus yang menanggung murka Allah di atas kayu salib✝️ untuk menebus dosa dunia, Ia dengan sempurna memenuhi tuntutan hukum Allah dan dengan sempurna mengungkapkan kasih Allah.🤩

Korban persembahan (binatang) dalam perjanjian lama tidak dapat menghapus dosa; tetapi ketika Tuhan Yesus mati✝️, pengorbanan-Nya menghapus dosa semua umat manusia🥰. Sungguh, kasih Allah yang ajaib itu di luar batas pemikiran manusia!☺️ Tidak ada sesuatu pun dalam diri kita yang membuat kita pantas menerima keselamatan dari Allah, sehingga tidak ada dasar bagi kita untuk bermegah karena semua itu adalah kasih karunia😇 (Efesus 2:8-9)!

*Roma 3:25a*
“Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya🥙. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya🥰, …”

Jumat, 02 Juli 2021


Mazmur 11 : 7
Sebab Tuhan adalah adil dan Ia mengasihi keadilan ; orang yang tulus akan memandang wajahNya

  Albert Einstein🥸, seorang ilmuan terkenal pernah berkata orang lemah akan membalas dendam, orang kuat akan memaafkan, dan orang cerdas akan mengabaikan💐. Itulah yang sebenarnya terjadi dalam kehidupan saat ini🍂. Ketika orang lain menghina dan merendahkan kita, seringkali kita menjadi orang lemah yang akan membalaskan dendam😡. Karena disatu sisi hati kita berontak atas tuduhan yang dilontarkan😖. Namun, tidak dipungkiri ada juga orang cerdas yang mememilih mengabaikan😌. Hanya saja yang kita pertanyakan adalah apakah dia benar-benar mengabaikan karna berpikir tidak penting atau memang tidak peduli akan sesama?🤔. Dan harapannya memang orang Kristen mampu menjadi orang-orang yang kuat dengan saling memaafkan☺️.
  Dari semua tipe orang yang telah disebutkan diatas, Tuhan adalah Tuhan yang kasih dan adil☔. Hal ini dapat kita lihat ketika Tuhan Allah memperlakukan orang Israel🍒. Dalam perjalanan menuju tanah perjanjian, Tuhan pernah memusnahkan sebagian dari mereka karena pelanggarannya🗡️. Tapi Sebagian lagi Tuhan tuntun sampai ke tanah perjanjian🫐. Artinya Tuhan memberikan kita kebebasan yang teratur🤩. Saat kita melakukan pelanggaran, kita sesekali akan mendapat upah dari pelanggaran tersebut🥳. Namun, kasih dan janji Tuhan akan tetap digenapinya🥰. Untuk itu marilah belajar untuk berlaku adil tetapi tetap berlandaskan kasih🍉.

Kamis, 01 Juli 2021

Allah yang Pengasih serta Adil

"Allah adalah kudus secara adil dan adil secara kudus. Keadilan-Nya terlihat di dalam kasih-Nya dan kasih-Nya terpancarkan secara adil. Bukti paling sempurna dan paling jelas tentang bagaimana kasih dan keadilan Allah bertemu adalah pada kayu salib Yesus Kristus"
   Roma 3:24-26

TUHAN selalu menunjukkan kepada bangsa Israel betapa Dia tidak ingin kekudusan-Nya diremehkan dan dilanggar. TUHAN tidak bisa berkompromi ketika kekudusan-Nya dinodai oleh manusia. Tidak heran jika Ia bangkit membela kekudusan-Nya dan hendak membasmi orang-orang Israel. TUHAN adalah Pribadi yang adil. Dia tidak “peduli” dengan dosa manusia. Kesalahan menunut hukuman. Apabila TUHAN tidak memberitahu fakta ini kepada Musa, maka bangsa Israel mungkin akan memahami pembatalan pembinasaan itu sebagai sesuatu yang biasa dan tidak kunjung memahami seberapa besarnya dosa mereka. Keadilan-Nya menuntut adanya teguran keras, bahkan hukuman. Bagaimanapun, kasih-Nya tidak pernah gagal mengiringi keadilan itu. TUHAN melunakkan hati-Nya sendiri demi menunjukkan kasih-Nya.

Hal mengasihi dengan benar bukan hanya merupakan sesuatu yang sulit dilakukan, namun juga menjadi tantangan yang besar. Pada Saat kematian Tuhan Yesus di kayu salib Ia menunjukkan kepada kita bahwa Dia adalah Tuhan yang Pengasih serta Adil.Di kehidupan kita tidak sulit untuk membuktikan hal ini.mari kita lihat keluarga kita,ayah,ibu,kakak,adik yang serumah dengan kita,sudahkah kita mengasihi mereka dengan benar?jika kita benar benar mengasihi mereka kita juga harus adil ketika mereka membuat suatu kesalahan,misal adik kita berkelahi dengan temannya kita tau bahwa aduk kita yang salah,kita tidak boleh membiarkan dia terlepas dari kesalahan itu,malah sebaliknya kita harus adil,kita peringatkan kesalahannya dan tuntut dia untuk meminta maaf,hal hal kecil seperti ini sudah menunjukkan kita itu mengasihi dan adil kepada keluarga kita . Dalam hal inilah kita dituntut oleh firman Tuhan untuk mengasihi serta Adil,mengubah kehidupan kita dan menjadikan kita Anak kesayangan-Nya.

Rabu, 30 Juni 2021

Sebuah Tanda

Mazmur 43:5 (TB)  Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku! 

Gideon, merupakan salah satu hakim yang diutus Allah. Seorang yang paling muda dalam keluarganya yang merupakan orang Abiezer, kaum paling kecil dalam suku Manasye (Hak. 6 : 15), suku yang lebih lemah dari suku Efraim (bnd. Kej 48 : 19). Ia menerima panggilan Tuhan di tengah keadaan Israel yang buruk, bahkan ia sendiripun meragukan perbuatan - perbuatan Tuhan (Hak. 6 : 13). Sehingga, hal ini membuat Gideon ragu terhadap panggilan Tuhan, dia ragu akan janji Allah, bahwa dia akan menjadi perantara Allah untuk menyelamatkan Israel.

Apa salahnya dengan meminta sebuah tanda? Tidak ada yang salah, bahkan Pauluspun menasehati jemaat Tesalonika untuk menguji segala sesuatu (1 Tes. 5 : 21). Namun, yang ditunjukkan oleh Gideon adalah keraguan, setelah dia mengadakan pengujian untuk kedua kalinya.

Mungkin, hal ini terjadi juga pada diri kita, sebuah keadaan yang menekan dan yang terlintas adalah kata "mustahil" bahkan tidak ada satu orangpun yang akan percaya, membuat kita memiliki keraguan akan janji Tuhan. Bahkan setelah penyertaan-Nya bertahun - tahun, dan "sebuah tanda" tetap tidak cukup untuk membuat kita percaya terhadap janji-Nya.

Hal ini juga dialami oleh pemazmur, setidaknya dalam Mazmur 42 - 43, pemazmur telah melakukan 3 kali pengulangan untuk meyakinkan diri-Nya untuk "...Berharaplah kepada Allah!". Setiap keadaan dapat membuat iman kita melemah, namun seharusnya "sebuah tanda" cukup untuk membuat kita percaya terhadap janji Allah, membuat kita percaya bahwa Allah akan memakai kita untuk menggenapi janji-Nya, dan membuat kita percaya bahwa Allah tidak salah pilih.

"Kamu bisa : khawatir atau berdoa; tertekan atau istirahat; meratap atau bernyanyi; mengeluh atau memuji, tetapi mempercayai Tuhan bukanlah pilihan"

Selasa, 29 Juni 2021

Masa Depan Penuh Harapan


Yeremia 17:7-8 (TB)  Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah. 

Mengandalkan Tuhan artinya lebih percaya diri, lebih yakin, lebih merasa aman, lebih percaya dan lebih mempercayakan dirinya sepenuhnya hanya kepada Tuhan. Jadi ketika kita lebih mempercayakan diri kita sepenuhnya hanya kepada Tuhan dan menaruh harapan kita sepenuhnya hanya kepada Tuhan, maka janji Tuhan ini terjadi dan digenapi dalam segala aspek kehidupan kita

Ia akan seperti pohon yang di tanam ditepi air, tetap subur dan takkan kekeringan, artinya: Kita menjadi pribadi yang selalu melekat kepada Tuhan dan kepada Firman Tuhan, sehingga yang menjadi sumber kehidupan kita adalah Firman Tuhan, yang menjadi pegangan kita adalah Firman Tuhan dan kita hanya percaya kepada apa yang dikatakan oleh Firman Tuhan, sebab air menggambarkan Firman Tuhan dan Yesus adalah air kehidupan.

Kita menjadi pribadi yang senantiasa bersyukur dan bersukacita, sebab kita percaya bahwa pengharapan didalam Tuhan tidak pernah mengecewakan. Buah yang akan dihasilkan adalah buah karakter yang benar, penuh kasih dan damai sejahtera, selamat menyaksikan kebaikan Tuhan, shalom

Senin, 28 Juni 2021

Rancangan-Nya Damai Sejahtera

Yeremia 29:11 "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan"

Ketika Yesus menciptakan segala sesuatu, Yesus memiliki rencana damai untuk semua ciptaan-Nya. Hal yang sama berlaku untuk manusia. Keberadaan kita di dunia ini dirancang oleh Tuhan, dan tujuannya adalah untuk membawa kedamaian bagi Tuhan untuk diri kita sendiri, keluarga kita, komunitas, dan banyak lagi. Tuhan selalu membuat rencana damai bagi setiap orang yang mau datang kepada-Nya. Sebagai umat-Nya, Dia selalu memberikan yang terbaik untuk kita.

Dalam hidup tentu kita tidak lepas dari yang namanya masalah. Satu-satunya cara untuk memecahkan masalah kita adalah dengan datang kepadanya dan mencari wajahnya. Yesus adalah jawaban untuk setiap pertanyaan yang kita miliki. Di luar Yesus tidak akan ada jalan keluar terbaik. Ketika kita datang untuk mencari wajah-Nya, Dia akan menampakkan diri kepada kita. Dia akan memberikan kedamaian, sukacita, kekuatan baru, pemulihan, dan hikmat untuk menyelesaikan masalah yang kita hadapi.
 
Dan janji pemulihan bagi kita akan digenapi oleh Tuhan jika kita setia datang mencari wajah-Nya, kita setia berada di dalam hadirat-Nya. Masa depan yang penuh harapan dan rancangan damai sejahtera telah disediakan bagi kita semua yang taat dan setia kepada-Nya. Karena itu, berseru dan carilah wajah Tuhan agar rancangan damai sejahtera-Nya turun atas kita. Sesungguhnya, tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan kita dan telinga-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar kita.

Sabtu, 26 Juni 2021


Yohannes 14 : 14
Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya

Kehidupan duniawi sering kali menjadi focus beberapa orang😱. Seakan semua yang dilakukan hanya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan dunia saja😋. Sehingga saat mengalami suatu kegagalan, banyak orang berpikir itu adalah suatau kebodohan yang mereka ciptakan sendiri☹️. Artinya itu terjadi alamiah tanpa campur tangan Tuhan🙅‍♀️. Namun, pemikiran seperti itu adalah pemikiran yang salah❌. Dalam kehidupan kita tidak ada satupun terjadi tanpa campur tangan Tuhan😌. Gagal tidaklah mutlak sebagai hal yang buruk🤷‍♀️. Tetapi melalui kegagalan kita bisa mendapat sesuatu yang benar-benar Tuhan janjikan untuk kita😇.
Ada sebuah ilustrasi seperti ini. Disebuah wilayah terdapat pasukan tentara yang sedang berperang💂‍♀️. Salah satu dari pasukan tersebut kalah sehingga mereka mililih untuk kabur da nada beberapa yang tewas🥷. Kemudian, ada satu prajurit yang selamat dan bersembunyi dalam goa🧍. Dia bukanlah seorang yang percaya Tuhan. Namun, dalam kegentaran itu dia berkata “ Tuhan, akumemang bukan pengikutmu yang setia bahkan aku tidak mengenalmu. Tetapi kali ini saja tolong lindungi aku dari kejaran musuhku”🙏. Selanjutnya dia menunggu dan menunggu. Namun tidak ada yang terjadi. Dia hanya melihat seekor lab-laba yang membuat jaring di pintu goa🕷️. Dia pun kesal dan berkata “ apa apaan Tuhan ini saya minta sesuatu yang bisa membantu saya mungkin Tuhan bisa membuat batu untuk menutup goa ini tetapi malah laba-laba yang ada". Dilain sisi para musuh yang mengatahui dia masih hidup terus melakukan pencarian👨‍✈️. Sampai akhirnya mereka menemukan goa prajurit itu. Namun karena mereka melihat jaring laba-laba maka mereka berpikir tidak ada seorang pun didalam sana karena jaring itu masih terlihat baru dan pastinya goa tersebut tidak berpenghuni🕸️.

Nah dari ilustrasi tersebut kita dapat simpulkan bahwa Tuhan maha pendengar dan Tuhan tau apa yang terbaik buat kita🍒. Bagi manusia rencana Tuhan sering kali memang tidak masuk akal Tetapi satu yang pasti : *TUHAN TAU APA YANG TERBAIK BAGI KITA*🍇. Tetaplah percaya akan janji Tuhan dan jangan mudah menyerah🌅. Berikan usaha versi terbaik dari dirimu🌱. 

BERKAT APA SAJAKA YANG KITA TERIMA SEBAGAI ANAK ALLAH?

 [KRISTIANI TEKNIK LINGKUANGAN ITERA] [SABTU, 20 MEI 2023] BERKAT APA SAJAKA YANG KITA TERIMA SEBAGAI ANAK ALLAH?