Rabu, 05 Agustus 2020

Waktu Khusus untuk Tuhan



                                                                       Matius 6 : 6

 Saat Teduh adalah waktu yang kita sediakan untuk menjalin hubungan khusus dengan Tuhan. Waktu dimana kita memang benar-benar fokus hanya kepada Allah. Biasanya dilakukan dengan berdoa, bernyanyi, dan membaca Alkitab serta merenungkannya. Saat teduh juga biasanya dapat dilakukan dimana saja, namun banyak orang melakukannya didalam kamar sendiri, seperti Firman Allah yang tertulis pada  Matius 6 : 6 "Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."


Tanpa kita sadari, di saat kita menjalin komunikasi kepada Tuhan disitu pula kita tanpa sadar mengucap syukur kepada Tuhan. Karena saat teduh membuat kita mulai merenungkan segala yang telah terjadi dalam hidup dan membuat manusia mulai mensyukuri hidup. Jadi tidak sedikit orang ketika dia melakukan Saat teduh dia semakin merasa bahwa dirinya sangat beruntung dan sangat dikasih oleh Tuhan. Saat teduh juga menjadi bukti nyata atas rasa syukur kita


Karena bagi Tuhan, rasa syukur harus nyata dalam seberapa kita peduli terhadap Tuhan dan firman-Nya. Saat teduh menjadi bukti yang nyata bahwa kita memang benar-benar bersyukur. Karena Allah sangat senang ketika anak-Nya meluangkan waktu hanya untuk-Nya. Jadi, sudah sepantasnya ketika kita  ber-Saat Teduh, hal pertama yang kita lakukan adalah bersyukur kepada Allah.


Saat teduh merupakan bukti rasa syukur

Selasa, 04 Agustus 2020

Jiwa yang Rindu Kepada Allah


Mazmur 42:1-2

Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah. Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah?

Adakah kita memiliki kerinduan hati yang mendalam kepada Tuhan?  Kerinduan Daud kepada Tuhan tidak hanya digambarkan seperti tanah yang tandus dan kering, tetapi dilukiskan pula seperti rusa yang merindukan aliran sungai .  Seekor rusa pasti tidak dapat menahan diri apabila ia sudah haus akan air.  Bahkan rusa-rusa itu tidak peduli terhadap bahaya yang mengancam (mungkin ada binatang buas yang hendak menyerangnya) apabila ia sudah ingin menikmati kesejukan air sungai.  Begitu pula kerinduan hati Daud kepada Tuhan, tidak ada satu pun yang dapat menahan atau menghalangi dia untuk bertemu dengan Tuhan.  Hal ini bukan karena kedudukan dia sebagai raja yang berkuasa, sehingga tak seorang pun bisa menghentikan niatnya, tetapi itu karena kekuatan cintanya yang luar biasa kepada Tuhan.  Marilah kita pun memiliki hati yang rindu, haus dan lapar kepada Tuhan.  Selagi ada kesempatan mari kita kejar hadirat Tuhan.

Sudahkah Tuhan, menjadi satu-satunya yang kita rindukan lebih dari apapun di dunia ini? Atau ada hal lain yang kita rindukan melebihi kerinduan kita kepada Tuhan? Jika Tuhan adalah satu-satunya  sumber kehidupan kita, maka kita tidak akan pernah melewatkan waktu untuk bertemu dengan Dia.Mari kita siapkan waktu pribadi kita untuk selalu mengingat kebaikan Tuhan lewat waktu khusus atau bersaat teduh.

Melakukan Saat Teduh Akan Mengobati Rasa Kerinduan Kepada Tuhan

 

 


Senin, 03 Agustus 2020

Waktu Bersama Tuhan


Efesus 5:15-17 (TB)  Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.  Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.

Waktu adalah sarana pertukaran, kita dapat mempergunakan waktu dengan mencapai banyak hal atau melakukan kegiatan kita. Menyediakan waktu bagi sesuatu mengharuskan kita mengambil waktu dari hal lainnya. Hidup ini penuh dengan pilihan. Kita tak bisa menambah jam pada hari-hari kita,  dan menghindar dari masalah hidup kita, tetapi kita bisa berlatih membuat pilihan.

Hidup dengan bijaksana, memahami kehendak Bapa dengan waktu teduh yang kita jalani. Waktu teduh adalah saat penting dalam pertumbuhan rohani kita secara pribadi, kita tak akan pernah bisa menjalankan waktu teduh dikeramaian atau di tempat umum sekalipun. Kita memerlukan kedekatan lebih dalam lagi bersama Tuhan,  itulah mengapa pentingnya waktu teduh dikehidupan kita. Waktu teduh memerlukan waktu yang konsisten, apakah kita biasanya melakukan di pagi atau malam hari? Itu tergantung dari diri kita, biarlah kiranya kita selalu dimampukan melakukan waktu teduh dengan konsisten

Waktu teduh akan membuat kita bertumbuh dalam iman, bertumbuh dalam kekudusan, memiki perspektif yang berbeda,  memenangkan peperangan rohani, sukacita yang murni,  dan banyak hal lainnya. Sukacita dan ketulusan akan selalu ada dalam diri kita, karena pembaharuan Roh Kudus akan selalu nyata dan baru. Anak-anak Tuhan akan menjadi kepala bukan menjadi ekor. Percaya dalam Tuhan adalah suatu kekuatan yang akan mendatangkan kebajikan dalam diri kita, membentengi diri melakukan Kehendak Tuhan dalam diri kita.

 

Waktu teduh adalah waktu terpenting dalam pertumbuhan iman kita

    


Minggu, 02 Agustus 2020

Memberikan Kelegaan

Matius 11:28

Biasanya, seorang murid akan datang pada gurunya jika ia mengalami kesulitan dalam memahami pelajaran. Kemudian murid itu akan mengalami kelegaan ketika ia sudah memahami materi tersebut dan akan belajar lebih giat lagi untuk mencapai hal yang ia Inginkan.

Sama halnya saat kita mengalami kesulitan, kebimbangan, kepenatan, bahkan kekecewaan dalam hidup kita sehari-hari; Yesus mengundang kita untuk datang pada-Nya. Dia tahu apa yang menjadi kebimbangan dan kegelisahan kita, asalkan kita dengan kerendahan hati kita datang dan mau membuka diri pada bimbingan-Nya, seperti seorang guru yang mau membimbing muridnya agar tidak mengalami kebingungan.

Terkadang kita bertindak dan berpikir seperti seorang yang tidak memiliki iman pada Yesus. Semua kasih-Nya tidak kita sadari dan kita selalu merasa tidak puas atas apa yang terjadi pada hidup kita. Keserakahan dan kesombongan telah menutup hati kita dan melunturkan iman kita. Kita bahkan tidak bisa melihat dan merasakan anugerah-anugerah yang Tuhan berikan kepada kita. Ketika kita terbuka kepada bimbingan-Nya, percayalah, kita pasti akan mendapat kelegaan bahkan jawaban dari apa yang kita alami sehingga dimampukan agar kita terus berbenah, bangkit dari situasi yang sulit dan menjadi lebih baik bahkan menjadi berkat bagi orang lain. Mari, dengan hidup baru kita datang pada-Nya, belajar dari-Nya dan akhirnya karena rahmat-Nya kita menjadi lega, penuh syukur dan sukacita sehingga membuat semua menjadi lebih indah dan penuh berkat.

 

Rahmat Tuhan membuat kita lega, penuh syukur dan menjadi lebih indah dan penuh berkat.


Sabtu, 01 Agustus 2020

Anugerah yang Murni

Efesus 4 : 23-24

Mungkin kita bertanya-tanya, apa dan bagaimana itu lahir baru? Lahir baru dinyatakan dengan percaya dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat secara pribadi. Dengan kata lain percaya bahwa Yesus ada tidak menjamin seseorang dapat mengalami lahir baru. Ada dua alasan mendasar kenapa lahir baru menjadi hal penting bagi orang percaya. Pertama, agar manusia dapat mengalami kasih Allah secara pribadi dalam Yesus Kristus. Kedua, karena tujuan akhir dari iman Kristen adalah menjadi serupa dengan Allah.

Lahir baru adalah suatu proses hidup manusia yang tadinya mati, kemudian hidup melalui air dan karya Roh Kudus. Lahir baru menjadi hal yang penting bagi orang percaya, sebab dengan lahir baru seseorang dapat mengalami kasih Allah secara pribadi dalam hidupnya, yaitu persekutuan yang lebih dekat dengan Yesus Kristus. Akan tetapi perlu disadari bahwa kita tidak diselamatkan untuk sekedar berada dalam keadaan yang manis dan menyenangkan. Namun kita diperbaharui sebagai ciptaan baru dan dikembalikan seperti keberadaan kita sebagai gambar Allah melalui kelahiran baru.

Seorang Kristen sejati, sangat memahami bahwa menjadi serupa dengan Allah dalam Kristus adalah tujuan akhir dari imannya. Akan tetapi untuk mencapai titik itu, lahir baru adalah awal dari pencapaiannya. Hal ini tidak dapat dilakukan oleh manusia seorang diri, atau dengan kata lain hanya kuasa Allah yang dapat melakukannya. Mengapa? Karena kelahiran baru bukan berbicara mengenai fisik manusianya yang dilahirkan melainkan roh dari seorang manusia yang dilahirkan kembali karena setelah jatuh kedalam dosa roh dan jiwa manusia mengalami kematian rohani (Kejadian 3:3).

Jadi, ketika seseorang telah didiami oleh Roh Kudus, ia hidup tidak berdasarkan kehendaknya sendiri melainkan keinginan dari Roh Kudus yang adalah kehendak Bapa yang nyata dalam Anak-Nya yaitu Yesus Kristus. Kehidupan orang percaya yang telah diubahkan dari kematian karena kuasa maut menjadi hidup yang kekal (lahir baru), yang merupakan pemberian semata-mata atau kasih karunia.

 

Menjadi serupa dengan Allah adalah tujuan akhir dari iman.


 


Jumat, 31 Juli 2020

Tinggal didalam Kristus adalah ciptaan baru

2 Korintus 5:17 

Banyak orang  salah pengertian tentang lahir baru maupun ciptaanbaru. Seperti Nikodemus yang juga salah dalam mengartikannya. Lahir baru bukan berarti kita dilahirkan kembali kedunia sebagi bayi. Melainkan, lahir baru merupakan suatu proses dengan perjalanan yang cukup panjang menuju pribadi yang lebih baik. Lahir baru harus disertakan dengan komitmen. Karna pada dasarnya memulai itu mudah tetapi bertahan sampai akhir merupaka  hal yang sulit.

Untuk bisa lahir baru, kita harus benar-benar menyerahkan seluruh hidup kita pada Tuhan. Dan kita harus bertahan dalam setiap proses yang akan kita lalui. Lahir baru juga dapat kita artikan sebagai pertobatan, yaitu proses meninggalkan segala habit buruk ke yang lebihbaik. Ada beberapa masalah yang membuat seseorang sulit untuk lahir baru. Salah satunya adalah masih terikat dengan masa lalu yang buruk. Melakukan hal yang salah adalah wajar. Namun, jangan sampai melakukan berulang kali.

Paulus dulunya juga seorang pendosa, bahkan ingin membunuh semua pengikut Yesus. Namun, saat Tuhan menyentuh hatinya dan memberikan pelajaran berharga dalam hidupnya lewat pengalaman, dia mau hidup baru melalui pertobatan. Masa lalu yang buruk bukan penhalang untuk lahir baru. Ingatlah, Tuhan selalu menunggu kita untuk bertobat dan kembali kejalannya. Jangan sia-siakan waktu yang ada. Mari perbaharui diri dan mau lahir baru oleh karena Yesus Kristus.

Mari perbaharui diri dan mau lahir baru oleh karena Yesus Kristus.


Kamis, 30 Juli 2020

Awal Baru

2 Korintus 5:17

“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu sesungguhnya yang baru sudah datang.” (2 Korintus 5:17)

Saat sedang berjalan-jalan dan melihat kerumunan orang yang ramai di taman kota, tiba-tiba sang adik kecil bertanya kepada kakaknya, “kak, apakah kakak tahu alasan mengapa Allah menciptakan kita?” Sang kakak yang merasa tertarik dengan pertanyaan sang adik, justru balas bertanya, “kalau menurut kamu apa alasannya?” “Kalau menurut ku, karena manusia yang ada di dalam Alkitab berkelakuan buruk dan jahat, jadi Tuhan ingin memulai lagi dari awal.”

Jika direnungkan baik-baik, kita akan tahu mengapa sang adik dapat mengambil kesimpulan seperti itu. Ketika mendengarkan cerita-cerita Alkitab di Sekolah Minggu, yang ia dengarkan adalah kisah tentang Adam dan Hawa yang membuat hidup kita berantakan karena jatuh dalam rayuan si ular, atau tentang Yunus yang tidak menaati Allah dan ditelan oleh ikan besar. Ia pun mendengar tentang Yudas yang mengkhianati dan menjual Yesus demi memperoleh 30 keping uang perak serta Simon Petrus yang menyangkal Yesus sebanyak 3 kali.

Alkitab adalah gambaran kenyataan yang menyedihkan tentang manusia. Alkitab membuktikan bahwa kita semua membutuhkan pengampunan untuk dosa-dosa kita. “Orang-orang jahat” yang ada di Alkitab mengingatkan kita bahwa  “semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah” (Roma 3:23).

Namun, ada kabar sukacita. Allah telah menyediakan jalan untuk “memulai lagi” Ia mengutus Yesus Kristus yang rela mati di kayu salib supaya kita dapat menjadi ciptaan baru (2 Korintus 5:17). Dengan percaya kepada Yesus Kristus maka kita akan diselamatkan dari dosa-dosa kita.


Memulai yang baru dengan meminta hati yang baru dari Allah


BERKAT APA SAJAKA YANG KITA TERIMA SEBAGAI ANAK ALLAH?

 [KRISTIANI TEKNIK LINGKUANGAN ITERA] [SABTU, 20 MEI 2023] BERKAT APA SAJAKA YANG KITA TERIMA SEBAGAI ANAK ALLAH?